<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cerita dalam Bahasa &#187; Bandung</title>
	<atom:link href="http://cerita.dalambahasa.byputy.com/tag/bandung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cerita.dalambahasa.byputy.com</link>
	<description>Ketika Saya Mencoba Menulis dalam Bahasa Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 May 2010 13:25:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Akhirnya,</title>
		<link>http://cerita.dalambahasa.byputy.com/2010/05/02/akhirnya/</link>
		<comments>http://cerita.dalambahasa.byputy.com/2010/05/02/akhirnya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 May 2010 12:42:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Puty</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baris-baris]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[humanisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerita.dalambahasa.byputy.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya,
Setelah beberapa malam panjang yang melelahkan,
Setelah siang-siang yang penuh,
Kita akan kembali pada udara yang terisi aroma sarapan dan pakaian yang baru dijemur
Pada kesibukan humanis yang sederhana
Pada sebuah pagi yang damai dan sementara
Akhirnya, besok.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya,</p>
<p>Setelah beberapa malam panjang yang melelahkan,<br />
Setelah siang-siang yang penuh,</p>
<p>Kita akan kembali pada udara yang terisi aroma sarapan dan pakaian yang baru dijemur<br />
Pada kesibukan humanis yang sederhana<br />
Pada sebuah pagi yang damai dan sementara</p>
<p>Akhirnya, besok.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerita.dalambahasa.byputy.com/2010/05/02/akhirnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bandung</title>
		<link>http://cerita.dalambahasa.byputy.com/2010/01/07/bandung/</link>
		<comments>http://cerita.dalambahasa.byputy.com/2010/01/07/bandung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 01:46:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Puty</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan Pendek]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerita.dalambahasa.byputy.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[
Setiap kali saya menginjakkan kaki di kota ini setelah membuka pinta mobil, atau turun dari kereta dengan ransel bersandar pada punggung, hadir rasa lega. Lega bahwa kota ini masih di sini dan menjadi latar dari ribuan saga dan bagian dari memori. Memori para penghuni sejak lama, mahasiswa (dari yang mirip mahasiswa sampai yang tidak mirip [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-119 aligncenter" src="http://cerita.dalambahasa.byputy.com/wp-content/uploads/2010/01/bandung.jpg" alt="" width="420" height="281" /></p>
<p>Setiap kali saya menginjakkan kaki di kota ini setelah membuka pinta mobil, atau turun dari kereta dengan ransel bersandar pada punggung, hadir rasa lega. Lega bahwa kota ini masih di sini dan menjadi latar dari ribuan saga dan bagian dari memori. Memori para penghuni sejak lama, mahasiswa (dari yang mirip mahasiswa sampai yang tidak mirip sama sekali), atau para pengunjung yang datang dengan tujuan belanja di factory outlet. <em>Salon Memori dan jalan Dago</em>. Supermarket atau pasar tradisional. Kopi atau tidak kopi. Kantor pos dan alun-alun. Bahan bermeter-meter dan tukang permak. Hujan atau tidak hujan. Pengamen berbiola dan tukang bunga. Gasibu atau pasar Jumat Salman.</p>
<p><em>Jalan Ganeca.</em></p>
<p>Lega bahwa kota ini masih ada pada koordinat yang sama. Lega bahwa ketika ruang antar mobil dan atau antar manusia semakin sempit, selalu ada sisa bagi saya untuk menulis. Menulis saga saya sendiri.</p>
<p><em>Rasa lega sudah sampai.</em></p>
<p style="text-align: center;"><em>Rasanya, pulang.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerita.dalambahasa.byputy.com/2010/01/07/bandung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Entah</title>
		<link>http://cerita.dalambahasa.byputy.com/2009/12/25/entah/</link>
		<comments>http://cerita.dalambahasa.byputy.com/2009/12/25/entah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 17:44:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Puty</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alinea Pendek]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerita.dalambahasa.byputy.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Entah berapa alinea lagi yang akan saya gunakan, dalam memori saya yang tidak lapang ini, untuk merekam kalian. Keluarga kedua saya. Masa-masa jaya kita. Sebuah kota yang setiap saya sudutnya ingin saya abadikan, dalam foto atau rekaman suara, agar saya selalu ingat persis dimana saya meninggalkan separuh hati saya.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Entah berapa alinea lagi yang akan saya gunakan, dalam memori saya yang tidak lapang ini, untuk merekam kalian. Keluarga kedua saya. Masa-masa jaya kita. Sebuah kota yang setiap saya sudutnya ingin saya abadikan, dalam foto atau rekaman suara, agar saya selalu ingat persis dimana saya meninggalkan separuh hati saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerita.dalambahasa.byputy.com/2009/12/25/entah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
