Kalau badai datang malam ini, saya ingin semua orang berada dalam rumah.
Termasuk para pengamen di jalanan, bersama dawai mereka.
Juga penjual bunga, juga orang-orang schizophrenia.
Kalau badai datang malam ini, saya ingin semua korban gempa merasa aman.
Walaupun mereka dalam pengungsian, dan menunggu lalu diam.
Tidak bicara, tapi jangan terluka.
Kalau badai datang malam ini, saya akan membuka pintu sedikit. Jendela sedikit.
Membuat teh hangat, dan menunggu domba-domba untuk dihitung.
Dan belasan alasan untuk tidur.
Kalau badai datang malam ini, saya ingin dia ada.
Seperti biasa, ketika tidak ada badai.
Saya ingin dia tahu.
Kalau badai datang malam ini…

Hm…lagi sepi…
Salam dari Blogger Mercusian Pondokgede.. :mrgreen:
numpang mampir put..
oh my god puh. you know what, i’m easily impressed to someone who is able to write ‘bahasa’ fluently in rhythms. I LOVE THIS!! Cups.
ehmm…
kalau badai datang malam ini
aku ingin semua orang berada dalam kehangatan dan tidak ada perasaan takut sedikitpun.
-salam kenal-hart.